Stroke sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang lanjut usia. Namun, belakangan ini, kasus stroke pada anak muda semakin meningkat. Sebuah studi terbaru mengungkap berbagai faktor yang menyebabkan generasi muda rentan mengalami stroke. Apa saja penyebabnya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Fakta Meningkatnya Kasus Stroke di Kalangan Anak Muda
Menurut World Health Organization (WHO), stroke adalah penyebab kematian nomor dua di dunia. Yang mengejutkan, 25% kasus stroke kini terjadi pada orang di bawah usia 45 tahun. Data dari American Stroke Association juga menunjukkan peningkatan 40% kasus stroke pada kelompok usia 25-44 tahun dalam dekade terakhir.
Penyebab Stroke pada Generasi Muda
1. Gaya Hidup Tidak Sehat
Kebiasaan buruk seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan kurang aktivitas fisik menjadi pemicu utama. Pola makan tinggi lemak, gula, dan garam juga meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes, dua faktor utama penyebab stroke.
2. Stres dan Tekanan Mental
Tuntutan pekerjaan, masalah finansial, dan media sosial membuat anak muda rentan stres kronis. Kondisi ini memicu peradangan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah, yang berujung pada stroke.
3. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur Buruk
Studi dalam Journal of Stroke (2023) menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam per hari memiliki risiko stroke 4 kali lebih tinggi. Kebiasaan begadang dan insomnia memperburuk kesehatan pembuluh darah.
4. Obesitas dan Kurang Olahraga
Generasi muda sekarang lebih banyak duduk (sedentary lifestyle) dan jarang berolahraga. Obesitas memicu penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke iskemik.
5. Penggunaan Narkoba dan Minuman Energi Berlebihan
Zat-zat seperti kokain dan amfetamin dapat merusak pembuluh darah secara instan. Selain itu, minuman energi tinggi kafein juga berpotensi memicu stroke hemoragik akibat tekanan darah yang melonjak drastis.
Cara Mencegah Stroke di Usia Muda
- Pola makan sehat: Perbanyak sayur, buah, dan biji-bijian.
- Olahraga teratur: Minimal 30 menit/hari, seperti jalan kaki atau bersepeda.
- Kelola stres: Meditasi, yoga, atau curhat ke psikolog.
- Hindari rokok & alkohol: Ganti dengan kebiasaan positif.
- Cek kesehatan rutin: Pantau tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
Stroke pada anak muda bukan mitos. Perubahan gaya hidup dan kebiasaan buruk menjadi penyebab utamanya. Dengan menerapkan pola hidup sehat, risiko stroke bisa diminimalisir sejak dini. Jangan tunggu sampai terlambat—mulai hidup sehat sekarang juga!
#HidupSehat #Stroke #KesehatanAnakMuda